Minggu, 30 Oktober 2016

Siapa Annemarie Schimmel?

Sesungguhnya manusia itu tertidur, dan ketika mati dia baru terbangun (Ali bin Abi Thalib ra) -- sebuah tulisan yang tertera di atas nisan Annemarie Schimmel
source: islamwomen.org

Diawali dari sebuah postingan teman di sebuah grup whatsapp hari ini yang menceritakan pertemuan seorang Indonesia dengan seorang wanita Jerman bernama Annemari Schimmel, seorang orientalis yang sudah banyak menulis tentang Islam, hafal Al-Qur'an, hafal hadits dalam kitab Bulughul Maram, hafal kitab Ihya 'Ulumuddin, dan beberapa kitab lain yang berhubungan dengan Islam. Terlepas apakah kisah yang tersebar di whatsapp itu adalah kisah sebenarnya atau bukan, saya kemudian tertarik kepada sesosok wanita tua ini.

Seseorang yang memahami Islam, bahkan sampai hafal kitab-kitab yang berhubungan dengan agama ini. Apakah ia seorang pemeluk Islam?

Sampai sekarang, akhir hidupnya masih menjadi perdebatan. Tidak ada yang tahu apakah di akhir hidupnya dia menjadi seorang muslim atau tidak. Dia disemayamkan secara keagamaan di sebuah gereja protestan di Bonn, Jerman pada tahun 2003 [3]. Sebagian besar berpendapat, akhir hidupnya bukan sebagai seorang muslim. Wallahu'alam. Yang benar-benar tahu hanyalah dia dan Penciptanya.

Terlepas dari spekulasi apakah dia seorang muslim atau bukan, ada sesuatu yang bisa direnungkan dari perjalanan hidupnya.

Annemarie Schimmel lahir sebagai seorang protestan di negara Jerman pada tanggal 7 April 1922.  Dia diketahui memiliki memori fotografis dan menguasai lebih dari dua puluh bahasa asing [1]. Dia berhasil menjadi doktor pada usia 19 tahun dalam bidang bahasa Arab dan peradaban Islam. Di usianya yang ke-23, dia sudah menjadi profesor. Schimmel sangat tertarik pada dunia Islam, terutama tasawuf. Gelar doktornya diperoleh dari tulisannya berjudul The Position of the Caliph and the Qadi in Late Medieval Egypt [5].  Tidak hanya itu karya yang berhasil dihasilkannya. Puluhan tulisannya sudah dibukukan dan menjadi jembatan antara dunia barat dengan dunia Islam. Tulisannya mampu menjadi media yang memahamkan orang-orang yang tinggal di negara barat, terutama Jerman, menjadi lebih mengenal Islam setelah sebelumnya begitu banyak orang yang memandang agama ini sebelah mata. Karya tulisnya, adalah bentuk pembenaran terhadap Islam.

Kebanyakan buku yang ditulis oleh Schimmel mampu meraih box office karena kajiannya yang detail dan mendalam. Die Wiederentdeckung Des Propheten Muhammad yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia ke dalam buku "Dan Muhammad Utusan Allah: Cahaya Purnama Kekasih Tuhan", merupakan salah satu bentuk kekagumannya terhadap Rasulullah Muhammad SAW. Schimmel menginterpretasikan Muhammad SAW sebagai paragon kelembutan, kemurahan, kesopanan, kesantunan, dan keakraban. Belum pernah dijumpai sosok manusia yang berlaku sempurna seperti Muhammad SAW [4].

Karya lain dengan judul Deciphering The Signs of God: a Phenomenological Approach to Islam merupakan sebuah kajian Schimmel terhadap agama rahmatan lil alamin menggunakan pendekatan fenomenologis. Melalui kajian ini, Schimmel memberikan pemahaman pencerahan terhadap Islam sepanjang masa serta memungkinkan terjadinya apresiasi dari tradisi keagamaan yang lain. Usaha Schimmel dari karyanya ini mampu meredam pandangan negatif dunia barat terhadap Islam [2].

Karyanya adalah buah pikiran yang didasari pada kecintaannya pada Islam. Seseorang yang akhir hidupnya masih misteri sampai sekarang perkara keimanannya saja begitu getol belajar tentang Islam, tentang kitab sucinya, tentang hadits-hadits, tentang tokoh-tokoh muslim, dan tentang sejarah Islam.  Bagaimana dengan kita -- saya dan Anda? Sangat mungkin kita yang sedari lahir ngakunya Islam ini, malah tidak tahu apa-apa tentang Islam. Tidak malu? Jadi, kapan mau mulai belajar? *ngomong sama kaca

References:
[1] Anonim. 2012. Biografi Annemarie Schimmel. http://www.referensimakalah.com. Diakses tanggal 30 Oktober 2016.
[2] Fundonesia. 2014. Tinjauan Kritis Atas Pemikiran Annemarie Schimmel Tentang Pendekatan Fenomenologis Dalam Islam. http://www.fundonesia.wordpress.com. Diakses tanggal 30 Oktober 2016.
[3] Munir, Seand. 2012. Apakah Annemarie Schimmel Seorang Muslim?  http://www.kompasiana.com.D Diakses tanggal 30 Oktober 2016.
[4] Muslimin, M. Hanifan. 2013. Sosok Muhammad di Mata Annemarie Schimmel. http://www.esq-news.com. Diakses tanggal 30 Oktober 2016.
[5] Wikipedia. Annemarie Schimmel. http://www.en.wikipedia.org.

Related Articles

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.