Jumat, 12 Februari 2016

[RESENSI] RELIEF: CINTA ITU PAHATAN YANG ABADI

Judul Buku  : Relief (Cinta Itu Pahatan Yang Abadi)
Penulis        : Adhitya Dion M. & Intan W. Puspita
Penerbit      : Caesar Media Pustaka
Tahun terbit : April, 2013
Halaman      : xi + 160



Iqbal Khairani merupakan keturunan keluarga Keraton Yogyakarta dan keturunan darah Arab yang terhormat. Memiliki paras tampan, tidak serta merta membuat Iqbal suka memikat wanita dengan ketampanannya tersebut. Dia malah memiliki teman wanita khayalan yang dianggap sempurna, Mahadewi. Bertahun-tahun lamanya, Mahadewi menjadi teman khayalan tanpa tahu wujud aslinya. Sampai suatu hari, Iqbal sebagai seorang mahasiswa sastra di salah satu universitas di Yogyakarta, diminta menjadi ketua panitia Festival Kesenian Yogyakarta (FKY). Pada kegiatan itulah, Iqbal dipertemukan dengan sosok Mahadewi yang sebenarnya.

Mahadewi datang dalam wujud seorang Ida Ayu, seorang gadis bali yang elok parasnya dan gemulai dalam menari. Pertemuannya dengan Ida Ayu, membuatnya jatuh hati, itulah kali pertama ia jatuh cinta dengan seorang gadis. Pun dengan Ida Ayu, Iqbal yang disebutnya sebagai 'pria senja' telah berhasil menawan hatinya. Tetapi, tampaknya ujian cinta sudah bersiap menyambut mereka.

Ida Ayu merupakan gadis Bali yang taat menjalankan agama Hindu. Iqbal, merupakan seorang lelaki Jawa yang tumbuh besar di bawah ajaran Islam. Seberapa jatuh cintapun mereka, kedua orang tua mereka sama sekali tidak setuju. Tentang cinta yang berbeda itu tertorehkan pada halaman belakang buku, "Aku dan kamu adalah beda yang saling cinta. Perbedaan yang menyiksa dan akan terus merenggangkan jarak antara kita. Mengapa ada cinta yang sangat dalam kalau pada saat yang bersamaan kita tidak mungkin untuk menyatu? Sedangkan, senyum bahagia adalah impian dari akhir cerita. Bagaimana tentang cinta sejati? Cinta sejati yang abadi, seperti kisah-kisah yang terpahat pada dinding candi."

Bisa ditebak, pada akhirnya perbedaan yang sangat prinsipiil tersebut menjadi jurang pemisah yang tak bisa disatukan. Ketika kuasa Tuhan/ Dewa bertarung dengan cinta, apa yang bisa dilakukan?
Dion dan Intan menuliskan isi buku ini dengan bahasa sastra yang ringan. Namun, pembaca harus bisa mencermati alur cerita yang berganti-ganti antara keping dunia Iqbal dengan keping dunia Ida Ayu.

Related Articles

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.