Selasa, 19 Juni 2012

KEPUTUSAN DAN RESIKO

gambar dari sini
Mengapa menyesal mengambil suatu keputusan ketika kita sudah menjalaninya? Itu sudah resiko kan? Berani mengambil keputusan, berani menanggung resikonya. Diambil dari status seorang teman:

Ini keputusan saya dan ini resiko saya,,,
Aku sering tidak sadar akan pengambilan keputusan yang dijalankan oleh otak. Aku tak bisa mengendalikan hati atau otak untuk mengambil suatu keputusan. Kadang, semuanya terasa begitu alami, saking depresinya otak yang nggak bisa mikir lagi. Ketika keputusan itu dijalankan, baru sadar, "dulu aku kok mutusin begini ya?" atau, "seharusnya dulu aku nggak ngambil keputusan ini"
Aku sering merasa ambigu untuk membedakan apakah itu adalah sebuah pernyataan penyesalan ataukah sebuah ketakutan karena pengambilan keputusan yang dirasa berat?


Well, ada banyak keputusan yang menurutku memang kontroversial bagi diriku sendiri. Sebenarnya, setiap orang juga punya keputusan kontroversialnya masing-masing. Dari kecil, aku tidak suka menjadi yang pertama dan utama. Dasar bodoh, ketika banyak orang berlomba-lomba menjadi yang pertama, aku tak suka menjadi yang utama. Kenapa harus menjadi "paling" kalau itu cuma sendirian berdiri di situ? Efeknya, aku selalu berantakan dan susah untuk fokus mencapai suatu hal. Ketika aku menemui sesuatu yang kusukai, kadang aku meninggalkan sesuatu yang sudah aku kerjakan sebelumnya. Orang plegmatis.

Setiap keputusan ada resikonya. Ada sebuah kutipan (ndengerin dari TV, tapi lupa siapa yang ngomong):
Resiko dalam bahasa inggris adalah risk. Risk, berarti rizki. Di balik sebuah resiko, ada rizki yang mengikuti. Maka, tidak perlu takut mengambil keputusan yang di belakangnya diikuti oleh banyak resiko...
Ketika aku memutuskan untuk KKN di luar Jawa, aku harus bisa menanggung resikonya. Ketika aku memutuskan untuk bekerja dulu setelah lulus, aku harus tahu resikonya. Ketika aku memutuskan untuk sendirian dulu, aku musti paham kenapa seperti itu. Ketika aku memutuskan untuk tidak ujian proposal di bulan Juni, ya baiklah, itu semua ada resikonya. Dan pasti ada rizki di balik semuanya itu. ^^ 

Related Articles

5 komentar:

  1. Semua keputusan yang udah kita ambil, kita harus mau menerima risikonya, apapun itu. Istilahnya, "kau yang menanam, kau yang menuai." Jangan sampe menyesal di akhir2, ya. ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, semoga bukan termasuk orang yang terlalu sering menyesal di akhir ^^
      amin

      Hapus
  2. yakinlah dg apa yg km pilih karena ragu2 adl hal yg tdk disukai Alloh SWT, jalani dg hepi, niscaya kan berujung dg hepi,,kalo kata Desta YG PENTING HEPI (meskipun selalu dikerjain sule dkk).. lohhhh..


    *barusan aku nulis apa y?

    BalasHapus
  3. hadapi resiko dengan kesabaran dan keyakinan..

    BalasHapus
  4. setiap keputusan pasti ada konsekuensinya...kalo gak mau nerima resiko lebih baik diam

    BalasHapus

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.