Sabtu, 24 Desember 2011

AWALNYA NOL





Lahir tidak punya apa-apa. Hanya bisa menangis. Merengek. Takut. Mencari perlindungan. Tak tahu caranya makan sendiri, mandi sendiri. Tak mau kalau sendiri.

Renta. Kembali menjadi bayi. Merengek-rengek seperti bayi. Merajuk minta makan. Marah kalau tak dituruti. Mati kembali tak membawa apa-apa.

Dari nol kembali ke nol.

Dua tahun ini, sesuatu yang sudah beranjak melebihi angka satu, tiba-tiba kembali menjadi nol. Tak ada salahnya kembali menjadi nol. Semua berawal dari nol, dan suka tidak suka, mau tidak mau, nantinya akan menjadi nol. Tapi setidaknya, aku ingin dia menjadi nol yang bernilai. Bukan nol yang kosong.

Kesempatan datang sekali. Ada yang dua kali. Ada yang berkali-kali. Menangkap kesempatan pertama, seperti memenangkan undian berhadiah bermilyar-milyar. Tak semua orang beruntung. Aku ingin menjadi orang yang beruntung itu. Dan untuk itu aku harus melalui nol biar nanti bisa jadi satu, dua, tiga, atau berjuta-juta.

Kalau nol kosong? Nol kosong tidak seperti itu. Dia bukan data ordinal. Dia tak punya nilai. Mengisi yang kosong lebih sulit daripada membuat baik sesuatu yang sudah punya nilai.

Kembali menjadi nol, bukan berarti kembali menjadi mati. Mati itu nanti. Hidup itu sekarang.

OKTOBER – DESEMBER


          Oktober. November. Desember. Wow. Hampir tiga bulan sudah ya aku menghilang dari peredaran. Nulis nggak pernah. Jalan-jalan ke blog orang nggak pernah. Apa siiih susahnya ngeblooog??? *Gaya iklan provider di tipi.
 
        Aku bukan orang yang suka beralasan. Tapi sepertinya aku harus menyampaikan alasan-alasan untuk menjawab pertanyaan semacam: “Kok nggak pernah update lagi sih??”Seneng juga ya kalo blog kita dibaca… Padahal dulu dulu tulisan dibaca sama orang malunya nggak ketulungan :p Okay. Kembali ke alasan. Ada beberapa hal yang membuat aku “libur” dari ngeblog – dan ternyata itu membuat aku kangen ngeblog. 
       
        1. Sakit. Bulan November aku habiskan bersama virus Salmonella Thyposa (bener gak ya namanya?). Dua minggu lebih mangkrak aja di atas kasur. Nggak ngapa-ngapain kecuali makan, tidur, mandi. Sholat pun di atas kasur. Paling banter Cuma bisa update status FB ato twitter lewat ponsel. Minggu-minggu selanjutnya pun masih masa pemulihan. Setelah lama ‘nggak ngapa-ngapain’, memulai untuk ‘ngapa-ngapain’ itu rasanya agak susah juga yaa… :P Apalagi minggu-minggu selanjutnya harus kejar setoran laporan praktikum. Bayar hutang selama aku sakit. Tapi setidaknya masih bisa BW ke blog kawan lain :D
 
     2. Bulan Desember. Selain kejar setoran ini-itu, minggu kedua nggak ada koneksi internet di rumah. Provider dengan semboyan ‘**** that you can trust’ ternyata sedang tidak ingin dipercaya. Padahal update blog biasanya malem-malem di rumah. L L L Baru minggu ini si koneksi kembali ke bentuk normal.
Alhasil. Lengkap sudah sampai detik ini sepi-sepi aja halaman blog ini.

Sekarang. Saya kembali lagiii. Semoga tetep bisa konsisten ngisi blog ini yaa. ^_^
Cukup sekian dan terimakasih anda telah membaca tulisan pendek ini… :D
@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.