Sabtu, 04 Juni 2011

Fresh Inside, Spirit Outside

Selamat hari Sabtu all!! Yes! I have a nice weekend.
Sabtu pagi ini aku dan mbakku akhirnya bisa menjalankan rencana weekend bareng. Kemana kita hari ini???

Kita ke...
"Pantai Gua Cemara...

Yup, Pantai Gua Cemara. Meskipun namanya "Gua Cemara", tapi jangan salah, di sana nggak ada goa sama sekali. Gua cemara itu sebutan buat pantai itu karena di sepanjang pantai tersebut ditanami pohon-pohon cemara. Jarak  tanam antar pohon dibikin sama. Jadi, saat cemara-cemara itu tumbuh tinggi dan besar, naungan tajuk-tajuknya bisa membentuk semacam gua. Kenapa ditanami cemara? Kalau nggak salah, dosenku dulu pernah bilang buat mengurangi efek abrasi. Secara, ombak di pesisir Selatan Jawa emang mampu "menggetarkan kalbu". Kalo aku liat sih, ombak di pantai ini lebih besar daripada di Pantai Parangtritis karena letaknya emang lebih jauh dari palung.

Pantai Gua Cemara berada sederet dengan Pantai Parangtritis (yang enak buat lari pagi), Pantai Depok (yang enak buat makan-makan seafood), Pantai Pandansimo, Pantai Sanden, Pantai Pandansari (yang ada mercusurnya), pantai Kuwaru (yang lg berkembang), dan pantai Teduh (yang ada kincir anginnya). Buat yang bukan orang Jogja pasti agak bingung deh, dimana ya ituu???
Pantai Goa Cemara ni tepatnya ada di Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul (25 km dari rumahku --> nggak penting).

Gimana keadaan di sana?

Kalo pas hari ini aku sama mbakku ke sana sih, benar-benar sepi. Kita cuma ketemu sekeluarga kecil yang bahagia lagi nyuapin anak-anaknya di tepi pantai, sepasang orang pacaran, 4 orang siswi-siswi SMP, dan dua orang lainnya yang mungkin sedang refreshing. Hm, mungkin karena bukan hari libur anak sekolah sih...
Pantai ini juga baru digalakkan pembangunan infrastrukturnya. Ada sih beberapa rumah makan yang desainnya asyik, dari bambu dibentuk semacam rumah panggung. Tapi sayang, hari ini nggak buka. Ada juga kolam renang buat anak-anak, tapi masih sederhana banget kolam renangnya.

lorong gua cemara


Masuk ke pantai ini juga belum ditarik retribusi. Cuma bayar parkir aja Rp 1000,00 buat satu motor. Tarif kamar mandi juga rata-rata, Rp 1000,00 sekali masuk. Mungkin karena itu tadi, pantai ini baru mulai dikembangkan. Jadi "agak ramenya" pas liburan aja, dan belum seterkenal Parangtritis atau Depok.

Apa yang unik asyik di sana?

Hmmm, ini yang aku suka dari pantai Gua Cemara! Mudah ditemui tempat sampah dari beton setiap jarak +/- 10 m. Jadi nggak ada alasan wisatawan buang sampah sembarangan karena susah dan jauh cari tempat sampah!! *LOL

Pepohonan cemaranya bikin teduuh banget. Jadi kalo udah kepanasan main di tepi pesisir, bisa berteduh langsung di bawah pohon cemara. Ranting dan dahannya rendah-rendah, asyik buat dipanjat, asyik buat duduk-duduk. 
ranting pohon cemaranya nggak tinggi-tinggi amat


Recommended buat kalian yang pengen main di pantai tapi nggak mau kepanasan. Hahaha. Sayangnya sih, ombaknya gedee :(

Laiknya pesisir selatan yang berada di Kabupaten Bantul, pantai ini bukan pantai pasir putih karena materialnya berasal dari material vulkanik. Trus, gampang ditemui "rumput angin", yang bulet ringan kayak landak laut dan gampang diterbangkan oleh angin.
mbak Mita sama rumput-rumput angin


Ayo, yang mau ke sana. Kalo diliat-liat, asyik juga buat camping lhoo ^^ 

Ni beberapa foto-fotonya... (narsiss dikit gapapa kan??) =P
Here we are!!!

Banyak belalang kayu

yang kupegang tu guguran daun-daun cemara yang tertahan ma ranting-rantingnya (jadi kayak sarang burung)

Kita nemu banyak kepiting di sanaa



aku sama mbak Mita

Related Articles

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.