Senin, 07 Februari 2011

KAMI MASIH SEPERTI YANG DULU...

Hm,hm... Ini liburanku isinya reuni ajaa...

Hehe. Itung-itung mempererat silaturahmi. Awalnya Cuma nostalgia aja via facebook. Ngobrolin masa-masa konyol SMP. Ngobrolin kita dulu pernah ngapain aja.. Akhirnya, keterusan buat ketemuan. Mumpung masih libur, mumpung belum pada KKN. Mengenang bagaimana 8,5 tahun lalu kita pertama ketemu, menjalani 3 tahun bersama masa biru, dan menjalani kehidupan masing-masing selanjutnya....





SMP 8 Yogyakarta atau biasa dikenal dengan Scooter (Sekolah Kidul Kuburan Terban àmaksa banget). Di sebuah kelas I-8 yang berada di gedung barat, lantai 2 paling pojok, dekat dengan tangga, kami dipertemukan. Duduk diurutkan dengan nomer absen, akhirnya ketemulah saya dengan Puspita Dewi. Putri Marulia absen 28, Puspita Dewi absen 27. Menjalani masa MOS bersama. Mengenal Aprillia Muktirina yang mengagumkan kami dengan suaranya yang ambooi saat MOS dulu. Lalu ada Andira Fadhila Rahman dan Amrina Amalia Yogananda di nomer absen 3 dan 4. Lanjut, ada Windya Larasati dan Haruma Anggraini, dulu kami mengenal mereka sebagai orang yang pendiam.

Kami semakin sering bareng. Kelompok kerja di kelas bareng. Ngerjain apa-apa bareng. Naik bus bareng-bareng kalo pulang. Kadang naik jalur 2, jalur 4. Ulang tahun nraktir mie ayam bareng-bareng. Sampai tahu watak masing-masing, dan menghargai perbedaan satu sama lain. Satu tahun selama kelas I, rasanya cepet aja. Kemudian kelas II, kami mulai dipisah-pisah. Aku, Puspita, dan Haruma masuk ke kelas II-9. April, Amrina, dan Andira di kelas II-8, sementara Windya sendirian di kelas II-10. Walopun begitu, kelas kami sebelahan di gedung timur lantai dua. Hanya ada tiga kelas di lantai dua gedung timur, yaitu kelas II-8, II-9, II-10. Kami masih sering main bareng. Malah ini masa paling sering kita main bareng-bareng. Menjelajahi rumah demi rumah dengan bus kota.

Kelas III, kami kembali satu kelas, kelas III-8. Hmm, sebenarnya dulu secara tak sadar ada sebuah gap-gapan di sekolah kami. Ada gap orang-orang cantik/ganteng dan kaya, ada gap orang-orang pinter yang sudah sering ikut bahkan menjuarai olimpiade sains tingkat nasional, ada gap orang-orang gaul dan suka berorganisasi.. Dan kami masuk gap orang-orang yang biasa menjalani kehidupan kami apa adanya... hallah. Haha, pokoknya kami adalah kawan yang suka main bareng, konyol bareng, tanpa liat kamu cantik/enggak, kaya/enggak, pinter/enggak, pokoknya main ya main... =P (pikiran anak SMP banget).


sebelum karaokean di gale: Karaokean serasa SPA!! =P
besok lagi kita makan di angkringaaan ajaaa...
enaak, nikmat, dan lebih merakyat... =P

Dari kanan ke kiri: Windya, Haruma, Andira, April, Puspita, Amrina
(saya motret)


Banyaaak banget yang sudah kami lakukan dulu. Masalah dengan guru, rebutan cowok (masa labil), suka ngasih kejutan, marahan nggak jelas, kayak orang ilang di pasar pas ngerjain tugas, ngumpul sekedar nonton video bajakan di rumah Puspita, iseng-iseng nonton film di satu2nya bioskop yang ada di Yogyakarta masa itu; bioskop Mataram (yang sekarang gak tau nasibnya kayak gimana), latihan ngeband bareng, senam bareng, menjelajahi pegunungan di Imogiri sana di rumah April, suka-sukanya ngemil kwaci, haha, lucu lah masa-masa biru itu...
Hmm, sampai akhirnya kami harus berpencar-pencar. Terpercik di jalannya sendiri-sendiri walaupun masih di satu kota.


...Aku..melanjutkan masa SMA di SMA 7 Yogyakarta. Sekolah paling pinggiran di kota Yogyakarta, sekolah biru yang udah melatih diri ini. Ketemu teman-teman baru. Mulai coba-coba organisasi, menjadi tahu apa itu idealisme, walaupun tak menyelaminya lebih dalam. Dan sekarang, akhirnya ada di Kartografi dan Penginderaan Jauh, Fakultas Geografi UGM... (kamu masuk geografi soalnya dulu pas SMP pernah mendzolimi guru geografi Put! Hahaha, itu kata Puspita. Hoho, yang pasti saya menemukan hidup saya di sini... =D)

..Puspita Dewi... Teman satu meja mulai dari kelas I sampai kelas III. Teman saya yang paling manja dan paling seneng ngeselin. Paling hebooh, paling doyan marahan (tapi enggak kalo sama saya =P), hobi ngecengin cowok-cowok (benar-benar masa labil). Tapi dia sobat saya yang paling kentell, mudah bergaul sama orang lain,  paling suka ngasih kejutan, dan paling ra cetho! Akhirnya dia melanjutkan perjalanan ke SMA 8 Yogyakarta, salah satu SMA favorit di kota Jogja. Walopun sudah pisah, kita pernah pergi bareng. Bahkan dulu pernah putus bareng-bareng dan akhirnya kami menghabiskan seharian bersama setelah masa putus... haha (ternyata SMA juga masih labil). Lulus SMA, dia pengen jadi dokter gigi, dan kesampaianlah dia masuk Kedokteran Gigi UMY. Dan sekarang paling suka ngancem temen-temennya dengan...”Nek telat tak cabut untumu!!” wkwkwk.

...Amrina Amalia Yogananda... Dia orang paling pinterr dan paling alimm di antara kami. Sejak SMP dia sudah jadi muslimah yang baik. Tapi kalau lagi sariawan dan moodnya jeleek, bwaah, galak nian ni anak. Kami siap dikarate!! Hehe. Karena pinter, akhirnya dia dapet SMA negeri yang paling favorit dengan ilmu agamanya yang bagus, SMA 1 Yogyakarta alias SMA Teladan. Lulus SMA, kami berdua sama-sama ndaftar di Poltekkes Depkes jurusan Analis Kesehatan. Sama-sama diterima, dan sama-sama kami tinggalkan, karena saya memilih Kartografi dan dia memilih Farmasi UGM. Sekarang dia sudah siap jadi ahli farmasi klinis, cocok buat konsultasi obat!! Hoho

...Andira Fadhila Rahman... Putih, kurus, konyol. Keturunan Sunda, Anak kedua dari 4 bersaudara, dan dipanggil “kakak” kalo di rumah (kalo kakak pertamanya dipangil “teteh”). Saya masih inget, kalo kita ke rumahnya pasti pesta jus alpukat dari pohon alpukat yang selalu berbuah di depan rumahnya. Andira Dori-Dori dulu itu paling pinter di olahraga. Lari paling kenceng, basket paling bisa, lincah nian pokoknya. Akhirnya melanjutkan perjalanan ke SMA 6 Yogyakarta (Cuma nyebrang aja dari SMP, soalnya Cuma di depan SMP 8 letaknya). Dan sekarang dia suka cerita tentang kestressannya menggambar di atas kertas ato kalkir, membuat dan membawa maket segede gaban ke lantai paling atas di kampusnya, Teknik Arsitektur UII...

...Aprillia Muktirina... Ini teman yang tadi saya ceritakan, memukau saat MOS dengan suara ambooinya. Lambat laun kami tahu kalau dia itu seniman sejati. Pinter main musik, nyanyi, coret-coret di atas kertas bahkan di atas tembok. Dia itu kreatif mode:ON. Dia juga paling konyoll di antara kami. Suka nyletuk tiba-tiba yang bikin ketawa kepingkal-pingkal. Dulu dia warga kota Yogyakarta, tapi saat SMP dia pindah rumah ke Imogiri, menemani saya jadi warga mBantull... hoho. Di SMAnya, SMA 5 Yogyakarta, dia dipanggil Aphe, dan aktif ngeband dimana-mana. Lulus SMA, melanjutkan asah bakatnya di Seni Rupa UNY, udah pameran dari Jogja, Solo, sampai Jakarta... Teruslah berkarya kawan!! =D

...Windya Larasati... Sukaa banget baca komik. Selalu deh dia jadi bandar komik masa-masa SMP. Dari komik lucu macam KungFu Komang, komik cinta-cintaan, dan setia ngikutin Kinayoshi bervolume-volume (majalah komik yang ngetren masa itu). Dan dari komik itulah dia suka Jepang.  Sampai di SMA 4 Yogyakarta, dia masih suka jepang-jepangan.  Tapi nggak tahu sekarang, kayaknya udah pusing menghapal rumus kimia obat-obatan di fakultas Farmasi UII... hohoou...

...Haruma Anggraini Muflikhasari... Dia paling kecil di antara kami. Putih, kecil, rambutnya ikal kayak Maria Bellen. Dulu kita paling suka mainan rambutnya, masukin jari-jari ke buletan rambutnya, sampai njambak-njambak ra cetho.. (kawan2 yang beringas =X, hmm rambutku dulu juga sering dijadiin kelinci percobaan, tapi nggak separah dia.. haha). Sekarang udah nggak bisa lagi kayak gitu, soalnya dia udah cantik pake kerudung. Ohyaa, ada lagi,dia dulu dipanggil “Minah”. Gara-garanya, dia mirip Mpok Minah yang ada di serial Bajaj Badjuri! Dan coba dia ngikutin gayanya mpok Minah yang suka bilang,”Maaf, bukannya saya...”, udah deh, ngakak kita! Mirip banget!! Hmm, dia akhirnya masuk ke SMA deket rumahnya di Sagan sana, SMA 9 Yogyakarta. Trus, sempet berhenti setahun setelah lulus SMA, demi mengejar impiannya kuliah di Fakultas Biologi UGM. Alhamdulillah kesampain masuk angkatan 2009, dan jadi tetangga saya di kampus (kampusnya sebelahan, jadi kadang ketemu..).

At last, bertemulah lagi kami. Berkumpul lengkap dengan formasi yang sama,formasi 7 kurcaci, setelah lebih dari 5 tahun nggak kumpul semacam ini. Sekedar ngobrol-ngobrol dan ngedan karaokean nggak cetho sampai puas. Dan ternyata, kami masih seperti yang dulu... ~______o______~

Related Articles

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.