Jumat, 11 Februari 2011

AWALNYA TAK YAKIN

Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi
Gantungkan yang tinggi
Agar semua terjadi....
(Bondan f2b, Hidup Berawal Dari Mimpi)

Membicarakan mimpi lagi. Seperti rudal squad. Mimpi itu akan melesat cepat, menembus atmosfer, menembus yang tak terlihat hingga nantinya akan menjadi terlihat. Mimpi dan keyakinan, seperti hujan dan awan. Mimpi akan menjadi sebuah keyakinan, dan keyakinan akan meletupkan lagi sebentuk mimpi lainnya.

Mimpi selalu punya dasar. Seperti tiga warna dasar: merah, biru, hijau. Tiga warna yang akan menurunkan warna sekunder dan berlanjut menjadi warna komplementer. Tak ada habisnya. Seperti itulah impian, tak akan ada habisnya.



Dari dulu aku selalu suka. Aku selalu suka segala hal yang membuatku semangat yang ujung-ujungnya selalu membuatku berangan-angan, bermimpi. Ia akan memicu syaraf-syaraf, seperti picuan pelatuk pistol. Sekali terpicu dan terisi peluru, pelatuk itu akan mendorong kuat kuat si peluru, dan peluru itu akan melesat cepat, sepersekian meter dalam waktu satu detik. Jika tepat sasaran, si penembak akan dipenuhi rasa puas dan lega. Seperti itulah mimpi.

Kadang, rasa tidak percaya menimbulkan asas ketidakmungkinan. Tapi selama ada DUIT, asas ketidakmungkinan itu akan terhalang perlahan-lahan. (nb: DUIT (Doa, Usaha, Ikhtiar, Tawakkal))

Sekarang, aku mencoba percaya. Percaya bahwa Allah akan meridhai langkahku (dan langkah kami). Karena kami punya mimpi: MAKASSAR!! \(^^)/


Selamanya kita...
Tak akan Berhenti Mengejar...
Trus mengejar...
...Matahari....
(Ari Lasso, Mengejar Matahari)

Related Articles

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.