Selasa, 04 Januari 2011

PERNAH ADA MASA-MASA


Membaca tulisannya pak Salim A. Fillah, di bukunya yang berjudul Dalam Dekapan Ukhuwah. Ada salah satu tulisan yang menurutku bagus, dalem, dan mengena. Di halaman 44 dengan judulnya "Pernah Ada Masa-masa". Aku kutip ni tulisannya...


“Pernah ada masa-masa dalam cinta kita
Kita lekat bagai api dan kayu
Bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
Hingga terlambat untuk menginsyafi bahwa
Tak tersisa dari diri-sendiri selain debu dan abu

Pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini
Kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
Merasa menghias langit, menyuburkan bumi, dan melukis pelangi
Namun tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai

Di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyadari
Mungkin hati kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman
Bahkan saling nasehat pun tak lain bagai dua lilin
Saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api

Kini saatnya kita kembali pada iman yang menerangi hati
Pada amal salih yang menjulang bercabang-cabang
Pada akhlak yang manis, lembut, dan wangi
Hingga ukhuwah kita menggabungkan huruf-huruf menjadi kata
Yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya”

Ya, kita pernah seperti itu...
Merasa mencahayai namun ternyata bagai lilin, ia meleleh, lama-lama habis, tak sadar, dan mati.
Bagaimana kalau kita mencahayai seperti lampu neon saja? Ato lampu phillips? *lhooo??

Hm, ada kalanya kita harus menghargai privasi orang lain.

Ada kalanya kita harus merenung, “ Apakah aku menghangatkan tapi tak membakar?”

Terkadang, kita terlalu berteman dengan setan. Bahkan, mungkin kita sendiri yang jadi setan. Sehingga tak sadar kalo ada malaikat yang menyeru agar kita jadi manusia lagi. Karena, kita merasa sangat puas dan bahagia saat jadi setan.

Iman itu bisa naik bisa turun. Naik dengan ketaatan, dan turun dengan kedurhakaan dan kemaksiatan.

Mau yang mana? Mau membuat grafik iman naik? Atau membiarkannya secara tak sadar menuruni lembah grafik?

Thats all up to u. Ur choice, ur best. ^^

Kita memang tak pernah sempurna. Tapi setidaknya, kita sudah berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Related Articles

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.