Sabtu, 15 Januari 2011

[IMAJINASI]


Well, imajinasi. Sesuatu kekuatan yang mampu menginspirasi, menumbuhkan sugesti mendalam bagi tiap-tiap jiwa yang meyakininya. Pembahasan yang disampaikan Mas Tyas Ikhsan, dalam General Meeting-nya dengan anak-anak peserta PWK KIR (Pengembangan Wawasan Khusus Karya Ilmiah Remaja) kelas X SMA 7 kemarin jumat benar-benar menarik.

Semua berawal dari Imajinasi. Einstein tak mungkin mengungkapkan tentang gravitasi dan relativitasnya tanpa imajinasi dari sebutir apel yang jatuh dari pohonnya. Thomas Alva Edison mungkin menyerah pada percobaan ke 888 apabila tak punya imajinasi untuk membuat dunia menjadi terang. Wright bersaudara berimajinasi untuk bisa terbang, maka, jadilah pesawat sederhana yang mampu mengangkasa.


Dari Imajinasi, timbullah mimpi, muncullah cita-cita, terbesitlah tekad yang kuat, dan pada akhirnya tindakan yang akan berbicara. Seorang mas Tyas Ikhsan berkisah, bagaimana pada awalnya semasa SMA beliau selalu berdoa agar bisa melakukan penelitian di Eropa. Itu semua berawal dari imajinasi. Imajinasi yang diikuti tindakan. Hingga akhirnya, lulus dari UGM, beliau mendapatkan Beasiswa penuh dari KAUST di Arab Saudi. Mempunyai kesempatan meneliti di Jerman, melintasi 20 negara dalam jangka waktu 2 tahun, di usianya yang masih terbilang muda. Singgah dari satu negara ke negara lain, Jerman, Belanda, Perancis, Italia, bahkan Atlantik... Mencengangkan...

"Semuanya sebenarnya berawal dari da'wah. Saya meyakini, barangsiapa yang membantu agama Allah, maka Allah akan membalasnya berlipat-lipat...," tutur beliau.. (dua orang yang mengatakan hal yang sama kepadaku beserta pembuktiannya: mbak Ratih dan mas Tyas)

Bukan sesuatu yang tidak mungkin itu semua dapat terjadi. Sudah banyak buku-buku motivasi atau novel yang mengulas tentang mimpi dan kekuatannya. Andrea Hirata misalnya, mampu menghipnotis pembacanya lewat kata-katanya: "bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.."
Begitu pula dengan Donny Dirgantara dalam novel 5cm-nya, betapa menggenggam mimpi dan 'tinggal melaksanakannya' bukanlah suatu yang mustahil.

Tak salah kalau Spongebob dan Patrick selalu punya imaaajinasi. Mereka berdua sadar bahwa imajinasi mampu meringankan hati dan mengoptimiskan pikiran. Lihat saja Squidword yang tak punya imajinasi, betapa dia hidup dalam ketertekanan dan keegoisan. Hoho, contoh unik dari sebuah film dengan tokoh-tokohnya yang konyol...

Mulailah BERIMAAAJINASI..
dan rasakan sugesti yang diberikan lewat imajinasi...

Related Articles

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.