Rabu, 29 Desember 2010

LISTENING YOUR HEART & LISTENING YOUR HEAD



Pagi ini, aku berencana buka bazar buku mulai dari jam 9 tepat. Tapi, rencana tinggal rencana, soalnya bangun-bangun badan udah bener-bener minta disayang. Ragaku lagi manja-manjanya sekarang. Mungkin salah jiwaku juga sih, yang terlalu memaksakan si raga melakukan apa mau si hati. Padahal, raga juga butuh pendapat otak. Yasudahlah, rencana berangkat kuliah dan ngerjain laporan buat responsi esok pagi juga ikut bubar entah kemana...


Aku masih ngulet, saat Ibu mengantarkan tajin yang masih anget untuk sedikit mengurangi rasa sakit di kerongkongan. Tak lama kemudian, datang SMS dari seorang teman : "Indahnya kesehatan bagi orang yang sakit bagaikan mahkota di atas kepala orang yang sehat, tapi terkadang orang yang sehat tidak menghargai pemberian ALLAH yang begitu berharga.."
Hftt, astaghfirullah... tepat sekali!! Mungkin aku memang belum bisa menghargai pemberianNya. Belum bisa menjaga diri di dunia.


Nafsu makan yang berkurang drastis akibat banyaknya sariawan di kerongkongan membuatku lemas beberapa hari ini. Otak juga ikut-ikutan sakit, karena masih banyak amanah yang belum terselesaikan. Terlalu banyak yang belum terselesaikan... T,T

Ah sudahlah, masih bersyukur nhaa aku masih boleh di rumah, nggak mondok di rumah sakit...
Masih bersyukur cuma nyampe gejala tipess dan belum nyampe positif tipes...
Masih bersyukur ini cuma sementara, bukan permanen...
Ingat kan? Allah itu pandai menegur hamba-Nya dengan cara paling halus sekalipun.
Ingat 5 perkara sebelum 5 perkara? Salah satunya adalah sehat sebelum sakit... =)) *baru mengena sekarang kan tu kata-katanya??? \[^,~]7


wish..wish..wish... : besok bisa ikut responsi



Related Articles

@putrimaru. Diberdayakan oleh Blogger.